“Ini merupakan ikhtiar untuk saling mengingatkan bahwa ada perencanaan, pelaksanaan serta pertanggungjawaban di setiap kegiatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) selaku Ketua Pelaksana Kegiatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Provinsi Banten Tabrani menyampaikan, bahwa kegiatan-kegiatan pencegahan antikorupsi seperti hal tersebut perlu diperkuat kembali.
Terutama, kata dia, di sektor pendidikan yang melibatkan peserta didik sebagai generasi masa mendatang. [irp]
“Yang lebih ditegaskan lagi sekarang kita pada sektor pendidikan, sehingga para generasi muda ini paham apa yang dilakukan agar terhindar dari korupsi,” ujarnya.
Sedangkan, Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi (PAK) Banten Ratu Syafitri Muhayati menyebutkan, selain melakukan pengawasan, Pemprov Banten juga mulai melakukan pelayanan berupa pendampingan bagi para pelaku usaha.


















































