Pandji mengatakan, perlu dibangunnya kesadaran kolektif masyarakat tentang arti penting BPJS Kesehatan. Sehingga, masyarakat mampu mau membiayai sendiri BPJS Kesehatan-nya.
“Kita sedang coba validasi data jangan sampai yang secara ekonomi mampu, tapi ingin dibiayai PBI, provinsi, kabupaten. Makanya kita coba validasi data,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Serang Dasrial mengakui, sampai saat ini kepesertaan BPJS Kesehatan di Kabupaten Serang baru diangka 77 persen.
“Dari 1,6 juta penduduk Kabupaten Serang yang sudah terdaftar ada 77 persen, tersebar dari berbagai segmen. Namun yang menonjol ada dua segmen, yakni PBPU swasta 417 ribu orang dan segmen APBN 416 ribu,” ujarnya.***

















































