Jalan Sumur-Ujung Jaya Sepanjang 21 Kilometer Mendesak Dibangun

    216
    0

    Kasim, warga Ujung Jaya, Kecamatan Sumur mengaku, merasa belum merdeka dengan kondisi ruas jalan seperti itu.

    Katanya, meski sudah beberapa kepala daerah berganti, mulai dari Bupati sampai dengan Gubernur, jalan Sumur – Ujung Jaya tetap saja rusak parah.[irp posts=”5937″ ]

    “Kami sebagai warga Banten merasa dianaktirikan dengan kondisi jalan seperti ini. Padahal menyumbang pendapatan (PAD-red) sangat besar, terlebih dengan adanya kawasan konservasi Badak Jawa, di area Taman Nasional Ujung Kulon,” katanya kepada sorosowan.co.id, Sabtu (26/11/2022).

    Kasim berharap, Bupati, Gubernur dan anggota DPR RI yang dipilih dari zona ini memiliki perhatian untuk membangun ruas jalan itu.

    Kata dia, jangan hanya mengeksploitasi masyarakat agar berpartisipasi menyukseskan pencalonan, dan membangga-banggakan keberadaan badak cula satu sebagai ikon dunia asal Pandeglang, tetapi kewajiban untuk memajukannya tidak ada.

    “Sungguh aneh, kenapa daerah yang selalu dibangga-banggakan ini keadaan infrastrukturnya sangat memprihatinkan. Malah jauh tertinggal, dibandingkan dengan daerah lain,” sesal Kasim.

    Dia mengancam, tidak akan lagi mendukung kebijakan yang digulirkan pemerintah, apabila kebutuhan infrastruktur dan fasilitas lain tidak pernah diperhatikan.

    “Kami yakin siapapun akan kecewa dengan kondisi seperti ini, karena selain hasil pertanian dibeli murah, kepemilikan kendaraan masyarakat juga cepat rusak. Sementara biaya perbaikan begitu sangat mahal,” kata Kasim.

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini