Modal Bank Serang Ditambah Rp3 Miliar, Masih Kurang Rp28 Miliar untuk Modal Awal

    197
    0

    Kemudian, untuk deviden naik menjadi Rp660 juta dan tabungannya tahun ini mencapai Rp244 miliar dari Rp200 miliar.

    “Secara keseluruhan kinerjanya sudah bagus, tapi ada beberapa yang harus kita benahi. Saya sampaikan, biaya operasional harus ditekan semaksimal mungkin,” katanya.

    Selain itu, Pandji juga mengatakan, pelayanan yang diberikan BPR Serang kepada nasabah sudah bagus. Hanya saja perlu ditingkatkan kompetensi, skill dan kemampuan pegawai BPR Serang untuk pelayanan dan servis.

    “Kualitas SDMnya bukan berarti kurang ya, hanya saja perlu ditingkatkan. Karena, ketika kita masuk pada persaingan yang semakin ketat, otomatis kita harus punya kelebihan di dalam servis dan pelayanan,” ucapnya.

    Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT. BPR Serang Teguh Iman Darmawan mengatakan, kewajiban Pemkab Serang dalam memberikan penyertaan modal masih kurang.

    Nilainya, kata dia, sebesar Rp28 miliar dari ketentuan sebesar Rp55 miliar.

    “Penambahan penyertaan modal ini tidak ditentukan setiap tahunnya harus berapa, tapi memang itu harus benar-benar dipenuhi,” ungkapnya.

    Tegus menerangkan, keharusan modal dasar yang harus diberikan Pemkab Serang Rp55 miliar. Sementara dari kewajiban itu baru disetor Rp27 miliar.

    “Ada ketentuan itu dari OJK. Modal dasar keseluruhan itu oleh Kabupaten Serang. Namun, untuk penambahan setiap tahunnya tidak tentu, karena modal itu tidak bisa dirata-rata,” ungkapnya.***

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini