Endang mengatakan, tidak ada warga yang mengetahui percis peristiwa itu, karena kebakaran terjadi pada saat api seluruh warga sedang tidur lelap. “Dari situlah rupanya korban tak terselamatkan. Ditambah, api begitu cepat membakar seluruh rumah,” ungkapnya.
Selain situasi yang sepi, lanjutnya, cepatnya api membesar karena kondiri rumah korban yang semi permanen.
“Sebagian warga sempat berusaha membantu memadamkan api, tapi tidak mampu menyelamatkan korban lantaran api begitu sangat besar,” ungkapnya.
Endang menyebutkan, api baru bisa ditangani setelah dua unit mobil damkar tiba di lokasi. “Setelah kami datang baru api bisa dipadamkan,” ujarnya.
Endang mengatakan, terkait musibah tersebut anggota Satreskrim Polres Pandeglang sudah turun ke TKP untuk melakukan identifikasi.
“Anak korban atas nama Amin juga mengalami luka bakar, karena sempat berusaha menolong kedua orangtuanya saat itu. Walau hanya bapaknya yang berhasil terselamatkan,” ujarnya.***[custom-related-posts title=”Related Posts” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]


















































