Danrem 064/MY Persiapkan Pengamanan Kunjungan Wapres Ma’ruf Amin ke Kecamatan Tanara

    178
    0

    Tatang menjelaskan, tugas pengamanan Wapres RI sudah menjadi tugas dan tanggung jawab bersama. Untuk itu, dia meminta agar semua pihak tidak mengabaikan perkembangan situasi dan kondisi di lapangan.

    “Pedomani bahwa PAM VVIP merupakan operasi baru. Oleh karenanya, yakinkan setiap personel menguasai seluruh tugas dan tanggung jawab yang diemban,” katanya.

    Selain itu, Tatang juga meminta, agar petugas mempedomani pengamanan berita agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang kurang bertanggung jawab, dengan tujuan mengganggu pelaksanaan pengamanan dan mengancam keselamatan VVIP.

    “Laksanakan semua perintah sesuai petunjuk dan arahan pimpinan, tingkatkan kewaspadaan, deteksi dan antisipasi sedini mungkin terhadap kemungkinan ancaman yang akan membahayakan Wakil Presiden,” ujarnya.

    Danrem mengimbau, para pihak tidak mengambil risiko sekecil apapun dalam mengatasi gangguan dan ancaman terhadap VVIP serta meminimalisir dampak ancaman yang bisa datang setiap saat.

    “Apabila terjadi kondisi darurat yang membahayakan keselamatan Wakil Presiden, segera ambil tindakan dan evakuasi untuk menghindari ancaman,” ujarnya.

    Tatang meyakini, dengan adanya koordinasi dan saling bertukar informasi antara tim pengaman yang satu dengan yang lainnya, baik di ring 1, 2 dan 3 akan tercipta team work pengamanan VVIP yang solid dan kuat.

    “Berbagai macam permasalahan yang terjadi di Provinsi Banten dapat kita selesaikan bersama dengan soliditas dan kerja sama antara TNI, Polri dan pemerintah daerah serta seluruh instansi terkait,” jelasnya.

    Menurut Tatang, operasi pengamanan VVIP yang akan dilaksanakan mengutamakan rute dan kediaman objek.

    “Jadi, pastikan rute yang dilewati sebelum, selama, dan sesudahnya harus steril dan aman agar kegiatan dapat berjalan lancar,” paparnya.***

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini