PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita menanggapi soal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dirinya yang ramai diperbincangkan publik.

Dia meyakinkan, supaya tidak menjadi prasangka buruk, dirinya wajib menjelaskan hal tersebut.

“Ibu (Irna menyebut dirinya-red) harus menjelaskan karena sebagian anak-anak ibu ada yang memberikan apersiasi dan masukan harus ibu hargai, ibu sangat menghargai. Tapi, tidak semua tahu, maka harus edukasi dan informasikan harta atau aset yang sudah dilaporkan ke LHKPN KPK,” kata Irna di sela-sela acara pernikahan anak sulungnya, Minggu (7/5/2023).

Menurutnya, total harta kekayaan yang tercatat Rp62,5 miliar di LHKPN KPK itu tidak bertambah. [irp]

Penambahannya, kata dia, hanya nilainya saja karena Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) saat ini mengalami kenaikan.

“Tetap tidak ada yang nambah, satu aset pun tidak ada yang nambah. Ya hampir 23 miliar tahun 2015 dengan sampai sekarang tetap, dan yang bertambah itu hanya nilainya saja,” tuturnya.

Irna mencotohkan, kondisi harga tanahnya saat ini.

“Contoh, kalau misalkan tanah. Ibu beli 25 tahun lalu Rp20 ribu, ibu belum melakukan penyesuaian dan ibu harus laporkan penyesuaian tersebut. Kan ibu nggak boleh bohong, harga tanah sekarang sudah ada yang Rp1-2 juta. Kalau ibu bohong salah lagi, jujur jadi pertanyaan,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini